Apa yang terlintas dalam pikiran kalian ketika mendengar atau
membaca kata ‘hobi’? Dapat dipastikan ketika kalian mendengar atau membaca kata
itu, kalian langsung membayangkan hobi apa yang disenangi. Pengertian kata hobi
sangatlah sederhana, yaitu suatu kegemaran yang dilakukan pada saat waktu luang.
Seperti hobi memancing yang biasanya dilakukan di sela kesibukan rutinitas
sehari-hari, hobi bermain bola basket yang dilakukan bersama teman-teman pada
hari libur sekolah, dan hobi membaca yang biasa dilakukan pada saat sedang bersantai
di rumah. Semua hobi yang kalian miliki dapat diwujudkan kapan saja dan dimana
saja, asalkan tidak mengganggu kegiatan utama kalian.
Hobi kreatif bisa menjadi uang, apakah mungkin? Pertanyaan ini
merupakan sebuah pertanyaan umum yang dilontarkan oleh orang-orang awam. Maksud
dari “orang awam” ini bukanlah orang-orang yang memiliki pola pikir sempit.
Tetapi maksud “orang awam” disini merupakan sebagian orang yang belum pernah
memanfaatkan hobinya menjadi sebuah kreasi yang bermanfaat. Masih banyak orang-orang
di luar sana yang menjadikan hobinya hanya sebagai kegiatan biasa untuk mengisi
waktu luang saja. Padahal, apabila kita menekuni dengan serius hobi yang
dimiliki, kita akan mendapatkan nominal cantik dari hobi tersebut. Dan kenapa
disebut sebagai “nominal cantik”? karena di balik nominal tersebut terdapat kesenangan
tersendiri yang sulit diungkapkan. Arti nominal disini juga dapat dijadikan
sebagai tolak ukur, sejauh mana hobi kreatif kita dapat menjadi kreasi yang
bermanfaat.
Kebanyakan orang lebih
menjadikan sebuah hobi hanya sebagai kegiatan untuk mengisi waktu luang saja,
akan tetapi ada juga sebagian orang yang mencari penghasilannya dari hobi yang
disenanginya itu. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata hobi hanya
diartikan sebagai “kegemaran yang dilakukan di waktu senggang”. Contohnya, hobi
melukis itu sebagai kegemaran saja, bukan sebagai mata pencaharian. Walaupun demikian,
di jaman era-globalisasi seperti sekarang ini, sebuah hobi ternyata dapat
dijadikan sebagai mata pencaharian.
Terkadang datangnya sebuah hobi tidak dapat ditentukan dan tidak
terduga. Hobi kreatif biasanya berawal dari sesuatu yang sifatnya iseng belaka.
Ternyata secara tiba-tiba keisengan itu dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Seperti kebanyakan orang yang menganggap bahwa hobi menulis hanyalah keisengan
di waktu luang saja, karena tidak ada kerjaan maka orang tersebut iseng-iseng
menulis sebuah artikel review acara konser musik. Tanpa disadari, ternyata ada
salah seorang temannya yang membaca artikelnya itu. Secara kebetulan temannya
itu berkecimpung di sebuah organisasi dunia maya. Sang teman mulai tertarik
akan artikel yang pernah ditulisnya. Dengan berlandaskan hubungan pertemanan,
lalu sang teman memintanya untuk menjadi penulis dalam organisasi dunia mayanya.
Lambat-laun, hobi menulis yang awalnya hanya sebagai keisengan untuk mengisi
waktu luang saja, kini ia jadikan sebagai mata pencaharian dalam hobi
kreatifnya.
Contoh story line di atas
mungkin terdengar biasa saja. Akan tetapi, bagi seseorang yang sedang bingung
mencari lowongan pekerjaan, contoh di atas dapat dijadikan sebagai gambaran
nyata. Kalau ditelaah lebih dalam, ternyata sebenarnya suatu profesi pekerjaan
yang kita inginkan dapat tercipta dari hobi yang kita miliki. Jika kalian
memiliki hobi bernyanyi, maka berlatihlah agar menjadi seorang penyanyi yang
profesional, jika hobi kalian itu memasak, maka belajar dan berlatihlah dalam
mengolah masakan, dan jika hobi kalian adalah menulis, maka berlatihlah membuat
karangan tulisan dan rajinlah mencari banyak referensi dari tulisan lain. Mulai
dari sekarang cobalah ubah pola berpikir kalian dari yang tidak tahu menjadi
mengetahui, dan dari yang tidak mengenal menjadi mengenali. Galilah potensi
yang ada di dalam diri kalian masing-masing, siapa tahu potensi kerja kalian
ada dalam hobi kreatif kalian. Jangan
pernah menyerah untuk berkreasi sekreatif mungkin, karena bisa saja kreasi
kalian dapat mendatangkan nominal-nominal cantik di dalamnya.
0 komentar:
Posting Komentar